Ben Stokes Mengumumkan Pensiun Internasional Setelah Tes Ketiga vs Selandia Baru

Kapten Tes Inggris Ben Stokes mengumumkan pengunduran dirinya yang mengejutkan dari semua bentuk kriket internasional pada hari Minggu. Dia akan meninggalkan tim Inggris segera setelah Tes ketiga melawan Selandia Baru di Trent Bridge selesai. Pemain serba bisa berusia 35 tahun itu memberi tahu rekan satu timnya berita tersebut di ruang ganti sebelum dimulainya Hari ke-4.

Salah satu kapten terhebat Inggris sepanjang masa, Ben Stokes, telah memutuskan untuk pensiun dari kriket internasional pada akhir pertandingan Tes ini.

Ben, Anda adalah kapten, pemimpin, dan legenda paling inspiratif yang pernah diharapkan oleh tim ini.

Kami sangat mencintaimu dan mendoakanmu… pic.twitter.com/U5grq0F0kj

— Kriket Inggris (@englandcricket) 28 Juni 2026

Dewan Kriket Inggris dan Wales (ECB) membagikan berita tersebut kepada publik sesaat sebelum jeda minum teh. Stokes kemudian menghasilkan momen ajaib terakhir dengan mengambil gawang dengan bola berikutnya yang dia lemparkan setelah pengumuman tersebut. Dia menyelesaikan karir legendaris selama 15 tahun sebagai salah satu dari hanya dua pemain dalam sejarah yang mencapai 7.000 run dan 250 gawang di Test kriket.

Pengumuman Mengejutkan di Trent Bridge

Waktu pengumuman tersebut mengejutkan dunia kriket karena terjadi di tengah pertandingan Uji Coba yang menentukan. Ben Stokes berbicara secara emosional kepada rekan satu timnya pada Minggu pagi, memberi tahu mereka bahwa dia masih memiliki satu perjalanan lagi untuk tim. Ia meminta para pemainnya memberikan segalanya untuk dua hari terakhir pertandingan.

🗣️ Sebelum pertandingan dimulai di Trent Bridge, Ben Stokes mengumpulkan rekan satu timnya untuk mengumumkan pengunduran dirinya dari kriket internasional pic.twitter.com/G8LmDmYfSF

— Cricinfo (@cricinfo) 28 Juni 2026

Begitu berita ini dipublikasikan, penonton di Nottingham memberikan tepuk tangan meriah kepada sang kapten. Para pemain Selandia Baru dan wasit pertandingan juga membentuk pengawal kehormatan untuknya saat ia berjalan ke lapangan setelah rehat minum teh. Meski merayakan karirnya, Inggris menghadapi tugas berat untuk memenangkan pertandingan dan seri tersebut.

Usai pengumuman tersebut, Stokes menunjukkan gaya agresifnya untuk terakhir kalinya. Dia mempromosikan dirinya untuk membuka pukulan di babak kedua Inggris. Dia mencetak 30 run dari hanya 20 bola, termasuk dua angka enam besar.

Mengapa Ben Stokes Pensiun Sekarang

Kapten menjelaskan bahwa dia merasa lelah dan kehilangan kecintaannya pada kriket internasional. Diakuinya, peran memimpin tim Inggris sangat menguras tenaga. Lebih lanjut, ia mencatat bahwa momen-momen tertentu selama setahun terakhir membuatnya merasa tidak menikmati olahraga ini seperti sebelumnya.

‘Saya pada dasarnya kelelahan’: Ben Stokes mengungkapkan mengapa dia berhenti dari kriket internasional setelah mengejutkan rekan satu tim dan penggemarnya dengan pensiun selama Tes Trent Bridge melawan Selandia Baru https://t.co/iJxF5xGhzG

— Olahraga Surat Harian (@MailSport) 28 Juni 2026

Beberapa peristiwa baru-baru ini berkontribusi pada keputusannya. Inggris menderita kekalahan besar melawan Australia musim dingin lalu, yang menurut Stokes membuat dia harus berjuang keras. Stokes baru-baru ini melewatkan Tes kedua dari seri ini karena penyelidikan disipliner terkait keluar malam di London. Meskipun dia dibebaskan dari kesalahan, dia menggambarkan prosesnya sebagai hal yang membuat frustrasi dan mengecewakan.

Dia mengambil istirahat karena kesehatan mentalnya pada tahun 2021 dan menderita cedera wajah yang serius awal tahun ini. Stokes juga menambahkan bahwa bermain untuk tim daerahnya Durham membawa kebahagiaan yang berbeda. Dia akan terus bermain kriket domestik untuk Durham dan juga akan bermain di liga waralaba T20 di seluruh dunia.

Penghormatan dari Dunia Kriket

Ketua ECB Richard Thompson menyebut Stokes sebagai salah satu tokoh penentu generasinya. Dia memuji sang kapten karena menginspirasi generasi muda untuk bermain kriket dengan keyakinan dan sikap positif. Mantan rekan setimnya Stuart Broad menggambarkannya sebagai jimat yang selalu ingin berada dalam permainan saat keadaan paling sulit.

“Dia selalu ada untuk tim dan kami akan selalu mencintainya.”

Para penggemar di Trent Bridge berbagi pemikiran mereka setelah kapten Inggris Ben Stokes mengumumkan bahwa ia akan pensiun dari kriket internasional ⬇️

Terbaru: https://t.co/oVw3iEwPxu

📺 Sky 501, Virgin 602 dan Freeview 233 pic.twitter.com/j8rb8h4c0w

– Sky News (@SkyNews) 28 Juni 2026

Joe Root, teman dekat Stokes, mengatakan bahwa sang kapten meninggalkan semuanya di lapangan. Root menjelaskan bahwa setiap kali tim membutuhkan sesuatu untuk terjadi, mereka selalu beralih ke Stokes. Para penggemar di Trent Bridge juga berbagi pemikiran mereka mengenai pensiunnya Stoke.

Mengikuti Blog S9S9 untuk lebih banyak berita dan pembaruan dari dunia kriket

Tinggalkan Balasan