Inggris vs Selandia Baru Pecahkan Rekor Kehadiran Penyisihan Grup Piala Dunia T20 Wanita

Penonton yang memecahkan rekor sebanyak 21.018 penonton muncul di Oval untuk menyaksikan Inggris mengalahkan Selandia Baru dengan sembilan gawang pada 27 Juni 2026. Jumlah penonton yang besar ini mencetak rekor dunia baru untuk kehadiran tertinggi di pertandingan penyisihan grup dalam sejarah Piala Dunia T20 Wanita ICC.

Rekor lainnya dipecahkan di ICC Women’s #T20WorldCup 2026 🙌

Detail dari The Oval 👇https://t.co/zqhdezvOUD

— ICC (@ICC) 27 Juni 2026

Inggris mengejar target 164 run dengan sisa 16 bola untuk tetap tak terkalahkan di turnamen tersebut. Hasil ini resmi membuat juara bertahan Selandia Baru tersingkir dari kompetisi.

Kerumunan Besar Menyaksikan Sejarah di The Oval

Suasana di The Oval di London mencapai puncaknya saat para penggemar berbondong-bondong menyaksikan dua raksasa kriket itu saling berhadapan. Kehadiran resmi sebanyak 21.018 melampaui rekor sebelumnya yang dibuat di awal turnamen ini. Selama minggu pembukaan, 18.814 penggemar menghadiri pertandingan India vs Pakistan di Edgbaston. Alhasil, angka terbaru ini membuktikan bahwa popularitas kriket wanita tumbuh lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

Malam yang memecahkan rekor di The Oval 👏

21.018 penggemar menyaksikan Inggris mengalahkan Selandia Baru dalam pertandingan terakhir penyisihan grup Piala Dunia T20 Wanita, jumlah penonton tertinggi untuk pertandingan penyisihan grup dalam sejarah turnamen! pic.twitter.com/4NEPrPmVJW

— Test Match Spesial (@bbctms) 27 Juni 2026

Dewan Kriket Internasional (ICC) mengonfirmasi total penonton turnamen 2026 kini telah melampaui 125.000 pengunjung. Hal ini menjadikan edisi 2026 di Inggris dan Wales menjadi Piala Dunia T20 Wanita dengan penjualan tertinggi sepanjang sejarah. Selain itu, penjualan tiket pra-turnamen mencapai lebih dari 145.000 sebulan penuh sebelum bola pertama dilempar.

Ringkasan Pertandingan: Inggris Mendominasi Juara Bertahan

Selandia Baru memenangkan undian dan memilih untuk memukul. Isabella Gaze dan Amelia Kerr memulai pertandingan dengan kemitraan pembuka sebanyak 70 kali. Namun para pemain bowling Inggris melawan dengan cepat. Inggris mengambil tiga gawang hanya dalam empat bola tanpa memberikan satu pun pukulan.

Sophie Devine mencoba menyelamatkan babak Selandia Baru dengan melakukan 30 run dari hanya 14 bola. Terlepas dari usahanya, Selandia Baru finis dengan 163-6 setelah 20 overs. Inggris perlu mencetak 164 run untuk menang, yang merupakan rekor run tertinggi yang pernah dilakukan di Piala Dunia Wanita.

Satu lagi babak berkelas murni oleh Danni Wyatt-Hodge membuat Inggris tidak terkalahkan dan menyingkirkan Selandia Baru dari Piala Dunia T20 2026 https://t.co/vds9Fidceo

— Cricinfo (@cricinfo) 28 Juni 2026

Inggris membuat pengejaran yang sulit terlihat sangat mudah. Pembuka Danni Wyatt-Hodge memimpin dengan 89 run tak terkalahkan yang brilian. Dia berbagi kemitraan besar-besaran yang dijalankan sebanyak 128 kali dengan Sophia Dunkley. Dunkley menyelesaikan 49 not out saat Inggris mencapai target pada over ke-18.

Akhir Era Kriket Selandia Baru

Pertandingan ini menandai berakhirnya karir internasional tiga legenda Selandia Baru. Sophie Devine, Suzie Bates, dan Lea Tahuhu semuanya memainkan pertandingan internasional T20 terakhir mereka untuk White Ferns.

Akhir dari sebuah era ❤️

Penjaga kehormatan untuk Sophie Devine, Suzie Bates, dan Lea Tahuhu saat karier mereka di Selandia Baru berakhir 👏 pic.twitter.com/tgYXuLXjCo

— Cricinfo (@cricinfo) 27 Juni 2026

Bersama-sama, ketiga pemain ini membuat hampir 900 penampilan untuk negaranya. Usai pertandingan, tim Inggris membentuk guard of honour untuk menunjukkan rasa hormat saat para veteran meninggalkan lapangan untuk terakhir kalinya. Meskipun Selandia Baru mendapat bantuan pada hari sebelumnya ketika Irlandia mengalahkan Hindia Barat, mereka tidak bisa mengalahkan tim Inggris yang tidak terkalahkan.

Kesuksesan Komersial Piala Dunia 2026

Banyaknya penonton pada pertandingan seperti Inggris vs Selandia Baru mencerminkan tren global. Para ahli di Deloitte memperkirakan bahwa olahraga elit wanita akan menghasilkan pendapatan lebih dari $3 miliar pada tahun 2026. Ini merupakan peningkatan besar-besaran sebesar 340% sejak tahun 2022.

ICC menaikkan hadiah uang untuk turnamen ini menjadi $8,76 juta, naik 10 persen dari tahun lalu. Pemenangnya akan mendapatkan setidaknya $2,34 juta. Investasi ini membantu meningkatkan stadion, pelatihan, dan pengalaman siaran bagi para penggemar di seluruh dunia.

Untuk berita dan pembaruan Olahraga lainnya, ikuti Blog S9S9

Tinggalkan Balasan